"GANTARA" TIM PPKO BEM KM UNAND GANDENG BPBD KOTA PADANG PERKUAT KETANGGUHAN BENCANA MELALUI GANTARA
Penulis Muhammad Dzakwan Resmana - 11 Juni 2026
Audiensi Tim PPKO BEM KM UNAND Bersama BPBD Kota Padang
Padang, 11 Juni 2026 - Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana terus didorong melalui kolaborasi antara Tim PPKO BEM KM Universitas Andalas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Kemitraan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program GANTARA (Gerakan Antisipasi dan Ketangguhan Bencana) di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo.
Kolaborasi ini menjadi langkah bersama untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko bencana melalui pendekatan mitigasi yang terintegrasi. Tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika bencana terjadi, GANTARA juga mendorong upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko sejak tahap awal.
Kelurahan Gurun Laweh menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program dengan mempertimbangkan kerentanan wilayah terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan longsor. Kondisi wilayah yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuranji menjadi salah satu faktor yang mendorong perlunya penguatan kapasitas masyarakat dan sistem mitigasi berbasis komunitas.
Dalam pelaksanaan program, BPBD Kota Padang berperan sebagai mitra dalam memberikan dukungan teknis, pendampingan, serta penguatan pengetahuan dan kapasitas kebencanaan masyarakat. Sementara itu, Tim PPKO BEM KM UNAND mengambil peran melalui pengembangan inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta mendorong keterlibatan aktif warga dalam setiap rangkaian kegiatan.
Program GANTARA dirancang melalui sejumlah kegiatan yang mencakup berbagai aspek mitigasi bencana. Rangkaian tersebut antara lain penyusunan peta evakuasi, pengembangan sistem informasi berbasis QR Code, penguatan sistem peringatan dini, konservasi lingkungan melalui penanaman vetiver dan tanaman berakar kuat, hingga pelatihan kader siaga bencana.
Selain itu, program juga mencakup pengembangan manajemen posko logistik digital, pelaksanaan Sekolah Tangguh Bencana, serta Program UMKM Bangkit. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat tidak hanya dalam menghadapi bencana, tetapi juga dalam mengelola kebutuhan dan memulihkan kehidupan setelah terjadi bencana.
Melalui pelaksanaan program secara bertahap sepanjang tahun 2026, GANTARA menargetkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan mitigasi, terbentuknya kader siaga bencana di tingkat komunitas, serta tersedianya sistem informasi dan peringatan dini yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kemitraan antara PPKO BEM KM UNAND dan BPBD Kota Padang diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang tangguh bencana. Perpaduan antara pengetahuan, inovasi, dukungan teknis, dan partisipasi masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan upaya pengurangan risiko bencana yang lebih efektif.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang dan membuka peluang bagi berbagai bentuk pemberdayaan masyarakat lainnya. Dengan pendekatan yang partisipatif dan berkelanjutan, Program GANTARA diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan keselamatan, ketahanan, dan kemandirian masyarakat Kelurahan Gurun Laweh.