RAYAKAN HUT RI DENGAN CARA BERBEDA, TIM PPK ORMAWA BEM KM UNAND SELIPKAN EDUKASI KEBENCANAAN
Penulis Muhammad Dzakwan Resmana - Sabtu 22 Agustus 2026
Dokumentasi Perayaan HUT RI ke-81 di Kelurahan Gurun Laweh Tim PPKO BEM KM UNAND Bersama Masyarakat
Padang, 22 Agustus 2026 - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Tim PPK Ormawa BEM KM UNAND melalui kegiatan GANTARA (Gerakan Antisipasi dan Ketangguhan Bencana Masyarakat) bersama masyarakat Kelurahan Gurun Laweh melaksanakan rangkaian kegiatan pada 15-16 Agustus 2026. Perayaan kemerdekaan kali ini dikemas dengan cara yang berbeda, tidak hanya menghadirkan berbagai kegiatan hiburan, tetapi juga menyisipkan edukasi mengenai kesiapsiagaan, mitigasi, dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Kegiatan GANTARA merupakan salah satu bentuk upaya Tim PPKO BEM KM UNAND dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, edukasi kebencanaan dikemas dalam rangkaian aktivitas yang interaktif dan menyenangkan sehingga dapat diterima oleh berbagai kelompok usia.
Pada 15 Agustus 2026, kegiatan diawali dengan berbagai perlombaan yang berlangsung meriah bersama anak-anak di Kelurahan Gurun Laweh. Beragam perlombaan seperti pacu karung, pacu kelereng, memasukkan paku ke dalam botol, serta permainan lainnya diikuti dengan antusias oleh para peserta. Tidak hanya menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan antara Tim PPKO BEM KM UNAND dan masyarakat Kelurahan Gurun Laweh.
Memasuki 16 Agustus 2026, rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai dengan titik kumpul di SDN 07 Gurun Laweh. Setelah itu, masyarakat mengikuti simulasi evakuasi bencana yang disertai dengan pengenalan peta jalur evakuasi dan peta titik rawan bencana. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana, termasuk mengenali jalur evakuasi dan lokasi yang dapat dijadikan titik aman atau titik kumpul.
Selain simulasi evakuasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan perlombaan, senam bersama, simulasi dapur umum, dan makan bersama. Simulasi dapur umum menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian GANTARA karena memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai pemenuhan kebutuhan dasar dalam kondisi darurat. Sementara itu, makan bersama menjadi ruang untuk memperkuat interaksi dan kebersamaan antara masyarakat dengan Tim PPKO BEM KM UNAND.
Berbagai rangkaian kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Keterlibatan lintas usia ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dibangun sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan hingga kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize bagi peserta yang beruntung.
Melalui GANTARA, Tim PPKO BEM KM UNAND berupaya menghadirkan makna kemerdekaan yang lebih dari sekadar perayaan. Semangat HUT ke-81 RI diwujudkan melalui kebersamaan, edukasi, gotong royong, serta penguatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangun masyarakat Kelurahan Gurun Laweh yang semakin peduli, tangguh, mandiri, dan siap menghadapi bencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara masyarakat dan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana.